Tampilkan postingan dengan label Pendidikan IPA SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan IPA SD. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 Juni 2016 1 komentar

Media Pembelajaran IPA di SD



BAB I
PENDAHULUAN


1. LATAR BELAKANG

Kemajuan suatu negara ditentukan oleh berbagai aspek tidak terkecuali perkembangan pendidikan dari negara tersebut.Semakin pendidikan berkembang semakin maju pula teknologi, budaya, kesehatan, dan masih banyak lagi.Banyak negara yang berusaha memajukan negaranya supaya bisa bersaing dengan negara yang lainnya. Tidak terkecuali negara kita Indonesia, negara ini berupaya dalam memajukan mutu pendidikan dengan berbagai cara seperti penataran, menyekolahkan kembali guru D3 menjadi S1 kekampus yang ditunjuk pemerintah untuk dibimbing, memberi penghargaan kepada guru yang berprestasi, memberi alat-alat peraga dan lian-lain. Tetapi kenapa mutu pendidikan negara kita masih belum maju?Dilihat dari kacamata pendidikan guru memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan negara ini.
Guru juga sebagai poros dasar dari pendidikan dinegeri ini, selain itu guru juga sebagai pembentuk karakter bangsa.Jika diamati pendidikan di Indonesia ini masih menggunakan metode ceramah yaitu pembelajaran guru berada didepan kelas dan menjelaskan materi saja tanpa memperdulikan siswa itu mengerti atau tidak.Metode tersebut banyak diterapkan guru-guru di sekolah terutama guru sekolah dasar, Padahal metode tersebut hanya membuat siswa menghafal mata pelajaran saja tanpa mengerti inti dari pembelajaran tersebut/pembelajaran menjadi kurang maksimal.Guru-guru menganggap metode pembelajaran tersebut sudah biasanya diajarkan selama ini.Selain itu banyak guru enggan dalam penggunaan media dalam mendukung pembelajaran.Padahal penggunaan media memiliki banyak fungsi dalam pembelajaran, ada yang menganggapmedia itu fungsinya sebagai pajangan saja.Ada guru yang berpendapat bahwa penggunaan media pembelajaran sangatlah merepotkan dan butuh waktu yang banyak.Selain itu guru menganggap lebih praktis jika pembelajarannya tanpa penggunaan media pembelajaran, guru hanya menerangkan materi saja sehingga siswa hanya disuruh menghafalkan pelajaran dari buku pelajaran saja. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya guru yang tidak tahu akan fungsi dari media tersebut untuk mendukung pembelajaran terutama pembelajaran IPA di SD.

0 komentar

Sumber Belajar



BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Pendidikan di era globalisasi ini merupakan suatu hal yang sangat diperlukan untuk menunjang efek globalisasi. Dengan adanya pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang selama ini masih rendah. Pendidikan erat kaitannya dengan proses belajar mengajar. Di mana dalam proses belajar mengajar terdapat unsur sumber belajar atau dari mana ilmu yang dipelajari itu kita dapatkan.
Sumber belajar pada dasarnya merupakan komponen teknologi instruksional, yang disebut dengan istilah “Komponen Sistem Instruksional”. Teknologi instruksional adalah proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari cara pemecahan, melaksanakan, mengevaluasi dan mengelola pemecahan masalah-masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar-mengajar itu mempunyai tujuan dan terkontrol.
Sumber belajar ditetapkan sebagai informasi yang disajikan dan disimpan dalam berbagai bentuk media, yang bertujuan agar dapat membantu siswa dalam belajar sebagai perwujudan dari kurikulum. Bentuknya tidak terbatas apakah dalam bentuk cetakan, video, format perangkat lunak atau kombinasi dari berbagai format yang dapat digunakan oleh siswa ataupun guru. Dengan demikian maka tujuan sumber belajar juga diartikan sebagai segala tempat atau lingkungan sekitar, benda, dan orang yang mengandung informasi dapat digunakan sebagai wahana bagi peserta didik untuk melakukan proses perubahan tingkah laku.
Dalam makalah ini kami akan membahas lebih mendalam mengenai belajar dan sumber belajar itu sendiri. Serta membahas lebih dalam tentang sumber-sumber belajar terutama saat pelajaran IPA untuk anak SD.

1.2.Rumusan Masalah
a.       Apakah yang dimaksud dengan sumber belajar?
b.      Apa sajakah jenis-jenis dari sumber belajar?
c.       Bagaimanakah kriteria sumber belajar?
d.      Apa sajakah fungsi dari sumber belajar?
e.       Bagaimanakah lingkungan sebagai sumber belajar?

0 komentar

Hakikat IPA



BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Alam ini penuh dengan keragaman, tetapi juga penuh dengan tatanan. Ilmu Pengetahuan Alam menawarkan cara-cara untuk kita agar dapat memahami kejadian-kejadian di alam dan agar kita dapat hidup di dalam ala mini. Ilmu Pengetahuan Alam adalah penyelidikan yang terorganisir untuk mencari pola atau keteraturan dalam alam.
Ilmu Pengetahuan Alam sebagai produk tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya sebagai proses. Produk Ilmu Pengetahuan Alam adalah fakta-fakta, konsep-konsep dan prinsip-prinsip, serta teori-teori. Prosedur yang dipergunakan oleh para ilmuan untuk mempelajari alam ini adalah prosedur empiric dan analisis.
Dalam prosedur empirik ilmuwan mengumpulkan informasi, mengorganisasikan informasi untuk selanjutnya dianalisis. Proses empirik dalam Imu Pengetahuan Alam mencakup observasi (pengamatan), klasifikasi dan pengukuran. Sedangkan dalam prosedur analitik ilmuwan menginterpretasikan penemuan mereka dengan mempergunakan proses-proses seperti hipotesis, eksperimentasi terkontrol, menarik kesimpulan, dan memprediksi. Untuk menjalankan suatu penelitian tentang alam diperlukan pengetahuan terpadu tentang proses dan materi dalam topik yang akan diselidiki.
Ilmu Pengetahuan Alam untuk anak-anak SD harus dimodifikasi agar anak-anak dapat mempelajarinya. Ide-ide dan konsep-konsep harus disederhanakan agar sesuai dengan kemampuan anak untuk memahaminya.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa pengertian Imu Pengetahuan Alam (IPA) ?
2.      Apa tujuan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ?
3.      Apa fungsi dan manfaat IPA ?
4.      Bagaimana ruang lingkup IPA ?
5.      Bagaimana macam-macam pembagian hakikat IPA ?


 
;